Survei Menunjukkan Bahwa Remaja Lebih Suka Menonton YouTube Daripada TikTok

Survei YouTube dan TikTok

TikTok adalah salah satu aplikasi terpopuler di dunia saat ini. Menurut Sensor Tower, ada bukti bahwa platform itu diunduh 175 miliar kali pada kuartal pertama 2022 (Januari-Maret).

Namun, TikTok terbukti kurang menarik bagi sebagian orang. Menurut sebuah studi oleh Pew Research Center, anak-anak berusia 13-17 tahun di Amerika Serikat lebih memilih YouTube daripada Tik Tok.

Menurut laporan tersebut, 95% dari semua responden menggunakan YouTube, 67% menggunakan Tik Tok, 62% menggunakan Instagram, dan 59% menggunakan Snapchat.

Dari 67% responden yang mengatakan mereka menggunakan TikTok, 15% mengatakan mereka terus/aktif menggunakan platform yang dibuat oleh ByteDance.

Survei tersebut juga mencakup Facebook, Twitter 23%, Twitch 20%, Whatsapp 17%, Reddit 14%, digunakan oleh 32% responden, dan terakhir aplikasi lain seperti Tumblr digunakan oleh hingga 5% responden.

Diketahui Facebook turun 39 poin sejak 2014-2015. Saat itu, 71% responden menggunakan Facebook. Menurut laporan yang sama, pengguna Twitter dan Tumblr juga telah menurun sejak 2014.

Baca juga: Gb Whatsapp

Hanya 2% responden yang mengaku menggunakan Facebook sepanjang hari. Kemudian, 8% responden mengatakan mereka menggunakan Facebook beberapa kali sehari, dan sisanya 67% mengatakan mereka tidak lagi menggunakan aplikasi yang dirancang oleh Meta.

Survei berbasis web ini dilakukan terhadap 1.316 remaja sejak 14 April hingga 4 Mei 2022, didampingi oleh wali/orang tua dari seluruh remaja di Amerika Serikat (AS), dan dipublikasikan oleh Compass Techno dari Mashable South Asia pada Senin (08/ 15 ). // 2022).

Semua sampel diambil dengan menggunakan metode probabilistic sampling, sehingga semua responden yang terpilih memiliki kesempatan yang sama dan mewakili seluruh subjek penelitian.

  • Ilustrasi Alex Castro untuk The Edge / TikTok.
  • Konten video menjadi semakin populer.
Baca Juga :   Andalkan Intel i7-12700H, Pre Order HUAWEI MateBook D16 Resmi Dibuka di Indonesia

Dominasi YouTube dan TikTok di kalangan remaja menunjukkan bahwa konten video semakin populer. Ini sangat masuk akal. Ini karena responden survei adalah Gen Z atau Gen Z.

Menurut Pew Research, Gen Z adalah orang yang lahir antara tahun 1997 dan 2012, selama era internet yang terus berkembang. Generasi Z, yang juga dikenal sebagai generasi pertama digital natives, lahir dengan terpaan teknologi, termasuk kemajuan internet dan media sosial.

Ini dapat memengaruhi cara Gen Z mengonsumsi informasi, termasuk platform yang mereka gunakan. Menurut survei oleh The Influencer Marketing Factory, Gen Z lebih suka konten video karena mereka merasa lebih menarik. Mereka juga lebih menyukai konten video yang otentik dan bervariasi.

Generasi alpha generasi penerus (lahir antara 2010 dan 2024), yang memasuki masa remaja pada 2023, dapat mengubah permainan penggunaan media sosial di masa depan.

Sumber: Koranpangkep.co.id

Related posts